Agape Grace Fellowship

adalah jemaat yang hidup, berpegang dan bertumbuh atas dasar karya salib yang telah diselesaikan Kristus Yesus serta pemberitaan Injil Kasih Karunia. 

Pernyataan Iman

Kami percaya bahwa Yesus Kristus adalah anak Allah yang hidup dan Juru Selamat dunia, dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.

Yesus Kristus adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Semua adalah tentang Yesus!

Apa Yang Kami Percayai

Melalui Kristus, kita tinggal dan bergerak dan menjadi diri kita.

Melalui Kristus, kita adalah ciptaan yang baru.

Melalui Kristus, kita mengasihi karena terlebih dahulu dikasihi.

Melalui Kristus, kita lebih dari pemenang karena Dia yang mengatakan “Sudah Selesai”

Semua adalah tentang Yesus!

 

Melalui Kristus, kita diberkati untuk menjadi berkat.

Melalui Kristus, kita dibaptis dalam Roh Kudus.

Melalui Kristus, kita membawa dunia untuk mengenal kasihNya dan menjadi keluargaNya.

Semua adalah tentang Yesus!

 

Bersama Kristus, kita didudukkan bersama Dia di surga.

Bersama Kristus, kita adalah rekan sekerja Allah untuk kemuliaan Allah Bapa.

Bersama Kristus, kita dapat berharap bahwa dalam segala sesuatu Dia turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan.

Semua adalah tentang Yesus!

 

Dalam perayaan, kita bersahut Haleluyah!

Dalam ketidakpastian, kita menemukan wajahNya, berjalan dengan tuntunan hikmatNya.

Dalam kesedihan, kita memandang pada karyaNya yang telah selesai di atas kayu salib.

Dalam kejatuhan, kita yakin bahwa di dalam Kristus Yesus tidak ada lagi penghukuman.

Sesungguhnya semuanya adalah tentang Yesus!

Tim Penggembalaan

iw-pastor

Gembala Senior – Iskandar Wijaya

Lahir di Aek Kanopan, Sumatera Utara pada tahun 1977. Bersama istri Surya Jenny dan kedua anaknya Kelly dan Kent, beliau memenuhi panggilan Tuhan menggembalakan Agape Grace Fellowship (AGF). “Mendudukkan setiap orang pada posisinya sesuai panggilan” adalah pegangan beliau dalam mengatur tim kepemimpinan di AGF.

Membawa jemaat  baik secara pribadi maupun sebagai satu kesatuan gereja untuk semakin bertumbuh dalam pengenalan akan kasih karunia Tuhan Yesus Kristus serta menghidupinya dalam setiap aspek kehidupan mereka merupakan kerinduan hati dan penyemangat beliau dalam melaksanakan tugas penggembalaan ini.

daniel-olivia-sugiarto

Wakil Gembala – Daniel dan Olivia Sugiarto

Daniel Sugiarto – Lahir di Batu Malang 1980, masuk dalam panggilan Tuhan untuk melayani penuh waktu sejak 2008. Bergabung di Agape Grace Fellowship sejak awal berdirinya, saat ini beliau ditugaskan sebagai wakil gembala khususnya dalam bidang kerjasama dengan pihak luar (external relation pastor) serta bertanggungjawab untuk kegiatan Pendalaman Alkitab.

Olivia Sugiarto – Lahir di Kupang, NTT tahun 1984. Bergabung di Agape Grace Fellowship sejak awal berdirinya, saat ini beliau ditugaskan sebagai wakil gembala khususnya dalam penggembalaan harian (internal relation pastor) dan kegiatan administrasi kantor.

Surya Jenny

 Surya Jenny

Koordinator Kids Club

Alex Prawira Senjaya

 Alex Prawira Senjaya

Koordinator Sound system

Wimno Agustinus

 Wimno Agustinus

Koordinator Musik

Julita Sinaga

 Julita Sinaga

Koordinator Pemuda

Lilis - Li Mei

Lilis Jelov & Li Mei

Koordinator Usher dan Kolektan

Hugo

Hugo Yong An

Koordintaor Multimedia

Sumady

Sumady Ngadia

Koordinator Midweek Fellowship

Kegiatan

Ibadah Minggu

Jam 10.00 WIB

di Studio 89 Family Karaoke & Lounge Kompleks Mega Bisnis Centre

No.8-9 Jalan Ringroad Gagak Hitam. Medan – Indonesia

Info: +62 851-0311-5109

AGF Bible Study

Setiap Selasa jam 19:30 WIB

Jl. Teuku Daud No. 7C (Rumah Sdr. Kevin)

Info: +62 851-0311-5109

Midweek Fellowship

Setiap Rabu jam 19:30 WIB

Komplek CBD Polonia Blok DD No. 64-64 Indosteamboat Lt. 2

Info: Brother Sumady

+62 821-6373-8193

Acara Mendatang

Renungan

Kolose 2:6-10 ITB

Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus. Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa.


Ayat ini sangat relevan bagi kita di dalam “dunia Kristen modern” bila memang hal itu ada. Kita terbanjiri dengan begitu banyak ide-ide hebat dan segala macam profil psikologis sehingga Kristus tidak lagi ada di dalam Kekristenan kita. Kita dapat disibukkan dengan berbagai macam hal baik sehingga tidak lagi memiliki waktu untuk hal-hal dari ALLAH.


Surat Rasul Paulus kepada jemaat Kolose 2000 tahun yang lalu masing sangat dibutuhkan bagi kita agar bisa mengingat panggilan kita – sebuah hubungan dengan Allah yang Maha Kuasa dengan menjadi anak-anak-NYA di dalam KRISTUS.


Kita terus menerus bergumul di dalam diri kita sendiri bukan karena diri kita jahat tetapi kita ingin menjadi semakin baik. Tetapi Allah tidak ingin kita menjadi semakin baik, IA ingin kita menjadi seperti KRISTUS, dan kita tidak dapat menjadi seperti Kristus bila kita melakukan hal-hal yang serupa dengan dunia.


Saudara yang terkasih, kasih karunia Allah dan jalan-Nya selalu sederhana… percaya dalam Tuhan Yesus Kristus dan segalanya tentang DIA. Saat kita duduk dan belajar dari Tuhan, IA membuat kita berarti bahkan dalam hal-hal kecil yang kita lakukan untuk-Nya. Saudara yang terkasih, ABBA BAPA kita telah memberikan PUTERANYA yang tunggal kepada kita supaya KRISTUS dapat menyatakan kepenuhan dan kasih karunia-NYA melalui kita sehingga kita sangat diberkati dan menjadi berkat kemanapun kita pergi. Saudara yang terkasih, Anda sangat diberkati! – PL

»

Yudas 1:1-4 ITB

Dari Yudas, hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus, kepada mereka, yang terpanggil, yang dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus. Rahmat, damai sejahtera dan kasih kiranya melimpahi kamu. Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus. Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.


Permasalahan bahwa injil kasih karunia adalah sebuah kebebasan untuk hidup dalam dosa bukanlah sebuah perdebatan yang hanya terjadi di abad 21. Yudas telah menuliskan tentang hal itu 2000 tahun yang lalu. Bahkan pada saat itu saat beberapa orang yang mendengar betapa baik luar biasanya kasih karunia Yesus Kristus, menyelewengkan dan mencapnya sebagai izin untuk melakukan dosa. Siapakah mereka itu? Orang-orang agamawi yang mengembangkan ajarannya atas dasar rasa takut dari orang-orang yang tidak berpendidikan dan berpikiran sederhana. Orang-orang semacam itulah yang melihat bahwa kasih karunia adalah sebuah ancaman, karena mereka bisa kehilangan perhatian dan penghormatan dari orang banyak, sehingga pengaruh mereka semakin berkurang.


Kasih karunia tidak mendorong ataupun membenarkan hidup dalam dosa. Semakin kita menghargai kasih karunia Yesus Kristus, semakin jelas hubungan kita dengan ABBA BAPA sebagai anak-anak Allah. Anak-anak Allah tidak lagi menjadi budak dosa, dengan demikian dosa tidak lagi berkuasa atas kita! Kenyataan dari injil kasih karunia dalam orang percaya adalah kita dengan senang hati semakin berkurang dan YESUS KRISTUS semakin bertambah dalam segala area kehidupan kita, sama seperti yang dikatakan Yohanes Pembaptis dalam Yohanes 3:30.


Setiap orang yang mencemooh kasih karunia Yesus Kristus dan menyebutnya sebagai izin untuk berbuat dosa sayangnya malah menempatkan diri mereka dalam masalah sebab mereka meremehkan karya Roh Kudus dalam diri anak-anak Allah. Saudara yang terkasih, Tuhan Yesus adalah kasih karunia dan Ia adalah kemurahan, oleh karena itu mari kita membesarkan DIA dan bukan diri kita sendiri. Marilah kita mengarahkan pandangan pada Yesus dan mengizinkan kasih karunia-Nya setiap hari berlimpah-limpah di dalam kita. Kasih karunia dan damai sejahtera bagi saudara! – PL

»

AGF News

AGF Bible Camp “Blessed and Chosen”

Pada 30 November – 2 Desember 2017 yang lalu, AGF mengadakan Bible Camp tahunan di Hotel Green Garden Berastagi. Kegiatan ini dihadiri hampir 50 peserta, bukan hanya dari jemaat AGF sendiri namun ada juga peserta yang berasal dari gereja / persekutuan lain. Para peserta menikmati sesi demi sesi yang dibawakan oleh Ps. Paul Loh.

Tema Blessed and Chosen (Diberkati dan Dipilih) memberi suatu pandangan bagi peserta tentang penyertaan dan kasih Tuhan Yesus dalam setiap aspek kehidupan manusia yang tidak dapat dibatasi oleh apapun juga bahkan kelemahan manusia itu sendiri.